
Setelah lama diberitakan tentang penyiksaan terhadap dirinya, akhirnya model cantik Manohara Odelia Pinot bebas dari Kerajaan Kelantan dan bisa pulang kembali ke Indonesia yaitu tepatnya di Jakarta.
pembebasan manohara sendiri terjadi karana dilakukan oleh ibu Mano dari lantai 3 Hotel Royal Palace Singapura pada pukul 02.00 waktu setempat. Dan karena diindikasi terjadi kekerasan ada perlindungan dari Kepolisian Singapura. "Apabila Fakhry tidak melepas Manohara, maka dia akan ditahan," ujar Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Departemen Luar Negeri RI, Teguh Wardoyo.
Manohara terus menlemparkan senyum pada para wartawan yang meliput pada hari minggu ketika turun dari pesawat dan di sambut oleh keluarga dengan tangis bahagia..manohara telah kembali kepangkuan ibu pertiwi manohara.
Sebenarnya dia berencana tinggal di Singapura sekitar 5 minggu. Tapi mendengar ibunya akan datang ke Singapura dia segera mengontak. Persoalannya dia tidak mudah untuk bisa lepas dari kawalan. Apalagi Raja menginap di lantai 3. Mano tertahan tak bisa keluar.Mano tak kehabisan akal. Dia masuk ke lift kemudian menekan alarm dan teriak–teriak. Dan berhasil menarik perhatian Polisi Singapura. Dari situ campur tangan beberapa pihak berhasil membebaskan Mano dari Fakhry. "Kalau saya tidak dibebaskan, Tengku akan ditahan," ujar Mano.
"Waktu itu sebenarnya saya tidak tahu apa sebenarnya terjadi, hanya saja saya kebetulan bertemu dengan seorang ibu dari Indonesia yang menanyakan kalau saya ibu Manohara dan mengatakan kalau Manohara teriak–teriak di atas. Saat saya sampai di atas, saya melihat dokter yang akan memberikan suntikan penenang pada Mano tapi saya tolak dan saya peluk Mano tak lepas–lepas. Dan itu kejadian jam 2 pagi," timpal Daisy Fajarina, ibu kandung Manohara.
Menurut Mano, Tengku sempat marah–marah seperti anak kecil kehilangan mobil mainannya. "Dan saya tidak mau kembali lagi," tandas Mano.
Print
PDF
Blogger
Google+
Facebook
Twitter